Februari Rindu
Aku tak mampu mekukiskan gerimis rindu diwaktu itu.
Yang menjebak aku dalam genggamannya.
Februari mempertemukan kami dibalik tembok tinggi.
Terjebak oleh hujan yang sengaja mendukung..
Dia datang bersama hujan dan menitikkan setitik rindu dalam dada..
Rintikan hujan menjadi alunan sendu menghangatkan suasana.
Dan percikan air, membuat aku sadar, kita melangkah ke jejak yang sama..
Payung teduh mempersatukan kita dalam perjalanan pulang.
Hingga menuju kepelaninan cinta...
Komentar
Posting Komentar