puisi
Takut
setiap kaki melangkah
setiap mata tertutup
bayangan itu mengikuti jejakku
sosok yang tak terlihat jelas
tersenyum disudut tembok yang gelap
rambutnya yang panjang,
menutupi batang hidungnya
bersinar cerah kain putih yang membalut tubuhnya
Komentar
Posting Komentar