Puisi
LUKAKU
Kudiam terpaku membisu
Menahan getarnya jiwa
terasa tubuh diguncang peluru
Menahan luka yang melanda
fajar membakar kulit ku
tertusuk duri hingga pedih peri
ku menangis meratap alam
luka dan bisu kini kunikmati
LUKAKU
Kudiam terpaku membisu
Menahan getarnya jiwa
terasa tubuh diguncang peluru
Menahan luka yang melanda
fajar membakar kulit ku
tertusuk duri hingga pedih peri
ku menangis meratap alam
luka dan bisu kini kunikmati
Komentar
Posting Komentar